Kunjungan Kehormatan Presiden J. Ramos-Horta: Sinergi Negara dan Visi Salesian untuk Masa Depan Pendidikan Vokasi di ESTV Dom Bosco Maumali
Selasa, 7 April 2026 | Bobonaro, Maliana, Timor Leste
Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sebuah bangsa yang mandiri dan tangguh. Menyadari hal tersebut, pada hari Selasa, 7 April 2026, Escola Secundária Técnica Vocacional (ESTV) Dom Bosco Maumali yang berlokasi di Bobonaro, Maliana, mendapat kehormatan luar biasa dengan menerima kunjungan langsung dari Presiden Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Dr. José Ramos-Horta. Dalam kunjungan kenegaraan ini, Presiden turut didampingi oleh Sekretaris Negara ESJ-ESTV, Bpk. Domingos Lopes Lemos.
Kehadiran Kepala Negara beserta jajaran kementerian membawa misi besar, yakni meluncurkan Pilot Proyek Beasiswa Global (Global Scholarship Pilot Initiative). Inisiatif ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperjuangkan perluasan peluang akademik internasional bagi pemuda-pemudi Timor Leste, sekaligus menegaskan peran strategis sekolah kejuruan pemerintah dalam mencetak tenaga kerja terampil.
Rombongan kepresidenan tiba di kompleks sekolah dan langsung disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran pimpinan ESTV Dom Bosco. Terlihat suasana diskusi yang sangat cair dan penuh keakraban antara Presiden, Sekretaris Negara ESJ-ESTV, serta Br. Marcal Amaral Lopes selaku Direktur ESTV Dom Bosco Maumali. Dalam pertemuan tatap muka tersebut, dibahas kesiapan sekolah dan para siswa dalam menyambut inisiatif beasiswa global ini.
Agenda utama dilanjutkan dengan perkumpulan agung yang dilangsungkan di dalam hall (aula) utama sekolah. Dalam diskursus dan sambutannya, Sekretaris Negara ESJ-ESTV, Bpk. Domingos Lopes Lemos menyatakan kebanggaannya dapat mendampingi Presiden ke tempat yang ia sebut sebagai "ruang harapan bagi masa depan Timor Leste".
"Eskola Tékniku-Vokasionál Sekundária Dom Bosco Maumali bukanlah sekadar pusat pengajaran, melainkan sebuah ruang di mana karakter dan profesionalisme kaum muda dibentuk," tegas Bpk. Domingos Lopes Lemos. Beliau menyoroti bahwa melalui program keahlian spesifik seperti Jurusan Teknik Kelistrikan dan Teknik Informatika, sekolah ini secara langsung menjawab kebutuhan pasar kerja modern, memberdayakan pemuda untuk menjadi promotor pembangunan nasional.
Kehadiran pemerintah ini juga disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh para pastur (imam) Komunitas Salesian Dom Bosco yang bertugas. Hal ini sejalan dengan pernyataan lanjutan dari Bpk. Domingos, yang menegaskan bahwa Visi Salesian Dom Bosco melampaui sekadar urusan teknis mesin dan komputer. Beliau memuji sistem pendidikan di Dom Bosco yang mempersiapkan siswa secara holistik—menggabungkan kecerdasan intelektual dengan pembentukan kemanusiaan dan keagamaan. Tujuannya adalah memastikan bahwa selain menjadi profesional yang unggul, para siswa juga lulus sebagai warga negara yang berintegritas, beretika, dan siap melayani masyarakat.
Tak sekadar memberikan arahan di atas mimbar, Presiden Ramos-Horta menunjukkan kepedulian praktisnya dengan turun langsung meninjau fasilitas pembelajaran. Untuk memastikan siswa siap berkompetisi meraih beasiswa global dan bersaing di pasar kerja, standar fasilitas sekolah tentu menjadi perhatian utama. Rombongan meluangkan waktu khusus untuk masuk ke area ruang praktik, dengan sorotan utama pada fasilitas Jurusan Listrik.
Presiden mengamati dengan saksama berbagai peralatan, panel, serta papan sirkuit kelistrikan yang setiap harinya digunakan oleh para siswa untuk mengasah keterampilan teknis (hard skills). Peninjauan ini menegaskan bahwa pemerintah RDTL berkomitmen memperhatikan kelayakan infrastruktur pendidikan vokasi demi lahirnya lulusan-lulusan yang tangguh dan inovatif.
Kunjungan bersejarah ini ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Kehadiran Presiden J. Ramos-Horta beserta jajaran kementerian di ESTV Dom Bosco Maumali telah meninggalkan jejak manis dan menyuntikkan semangat baru. Sinergi antara pemerintah dan sistem pendidikan Salesian terbukti menjadi pondasi kuat untuk membuka pintu dunia seluas-luasnya bagi pemuda-pemudi Timor Leste menuju masa depan yang lebih cerah.